Program pemberdayaan perempuan dan remaja putri melalui teknologi formulasi pengolahan pangan dan inovasi Alkali Treated Cottonii (ATC) di Desa Akkotengeng, Kabupaten Wajo, bertujuan meningkatkan kualitas produk olahan rumput laut, keterampilan usaha, serta pendapatan masyarakat pesisir. Hasil implementasi menunjukkan perbaikan signifikan pada mutu produk, seperti kerupuk dan jus rumput laut, yang sebelumnya memiliki kualitas rendah. Melalui pelatihan dan pendampingan, anggota mitra mampu menghasilkan produk dengan tekstur lebih renyah, aroma seimbang, dan daya saing yang lebih baik. Selain itu, strategi diversifikasi produk mulai dikembangkan untuk memperluas pilihan pasar. Penerapan pemasaran digital turut memperkuat distribusi produk ke segmen yang lebih luas. Dari aspek sosial, keterlibatan perempuan dan remaja putri berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga, penguatan peran gender, serta pembentukan jiwa kewirausahaan sejak dini. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal dan kelembagaan usaha, program ini terbukti memberikan dampak positif dan dapat dijadikan model pengembangan desa industri berbasis potensi lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Copyrights © 2026