Penggunaan bahasa slang di kalangan mahasiswa Generasi Z semakin berkembang seiring pesatnya penggunaan media sosial dan komunikasi digital. Bahasa slang digunakan sebagai bentuk komunikasi yang lebih santai, akrab, dan ekspresif dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa slang oleh mahasiswa Generasi Z di lingkungan Kampus UPI Purwakarta serta mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa slang yang digunakan dalam komunikasi nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Subjek penelitian terdiri atas 15 mahasiswa Generasi Z yang aktif berkuliah di Kampus UPI Purwakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner esai menggunakan Google Form. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rasa nyaman, santai, percaya diri, dan kebutuhan beradaptasi, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan pertemanan, lingkungan kampus, media sosial, serta tren digital. Bentuk bahasa slang yang digunakan mahasiswa meliputi akronim, frasa bahasa asing, modifikasi kata, dan ungkapan ekspresif. Penggunaan bahasa slang mencerminkan gaya komunikasi mahasiswa Generasi Z yang santai, fleksibel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Copyrights © 2026