Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana mitos kecantikan dibangun dan direpresentasikan dalam cerpen Tatkala Cantik Diotak-Atik (Obsesi dan Mania Seorang Wanita) karya Milka Adriani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Mitos Kecantikan karya Naomi Wolf, artikel ini menganalisis pengalaman tokoh perempuan bernama Alika yang mengalami tekanan sosial untuk memenuhi standar kecantikan. Melalui narasi cerpen tersebut, ditemukan bahwa obsesi terhadap penampilan fisik tidak hanya merusak kesehatan fisik tokoh utama, tetapi juga kestabilan mental dan hubungan sosialnya. Lingkungan sosial seperti teman dan masyarakat memperkuat tekanan ini, menciptakan budaya yang menilai perempuan hanya berdasarkan aspek fisiknya. Cerpen ini tidak hanya merepresentasikan mitos kecantikan sebagai alat penindasan eksternal, tetapi juga menunjukkan bagaimana perempuan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dan menjadi pelaku dalam proses penindasan itu sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos kecantikan merupakan bentuk penindasan yang kompleks dan berlapis dalam kehidupan perempuan Indonesia kontemporer.
Copyrights © 2026