Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran bahasa responsif budaya terhadap hasil belajar dan literasi budaya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 30 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 15 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, angket literasi budaya, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, independent sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata posttest hasil belajar sebesar 85,27, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 74,13. Literasi budaya mahasiswa juga mengalami peningkatan signifikan dengan skor rata-rata 88,40 pada kelompok eksperimen dan 76,13 pada kelompok kontrol. Nilai N-Gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa responsif budaya efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan literasi budaya mahasiswa.
Copyrights © 2026