Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam kata keterangan limitatif bahasa Mandarin “zhi” dan kata keterangan limitatif bahasa Indonesia “hanya”. Rancangan metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah 3 buah buku Mandarin dan 3 buah buku Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis komparatif studi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kata “zhi” dalam bahasa Mandarin dan kata “hanya” dalam bahasa Indonesia memiliki empat persamaan makna, yaitu “tidak lebih dari”, “cuma”, “kecuali”, dan “saja”. Kedua kata tersebut juga sama-sama dapat diikuti oleh kata benda dan kata kerja. Namun, terdapat perbedaan makna dan penggunaan di antara keduanya. Kata “hanya” dapat bermakna “tetapi”, sedangkan kata “zhi” tidak. Selain itu, kata “zhi” memiliki lebih banyak bentuk penekanan, sedangkan kata “hanya” memiliki penggunaan yang lebih luas dalam membatasi kata bilangan, kata ganti orang, kata keterangan, dan kata sifat.
Copyrights © 2026