Darmawan Wijaya
STBA Persahabatan Internasional Asia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN KATA KETERANGAN LIMITATIF “ZHI” DALAM BAHASA MANDARIN DAN “HANYA” DALAM BAHASA INDONESIA Kesumawaty Wijaya; Yuliandre Wijaya Ng; Darmawan Wijaya; Nadya Novellyn
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.445-457

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam kata keterangan limitatif bahasa Mandarin “zhi” dan kata keterangan limitatif bahasa Indonesia “hanya”. Rancangan metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah 3 buah buku Mandarin dan 3 buah buku Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis komparatif studi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kata “zhi” dalam bahasa Mandarin dan kata “hanya” dalam bahasa Indonesia memiliki empat persamaan makna, yaitu “tidak lebih dari”, “cuma”, “kecuali”, dan “saja”. Kedua kata tersebut juga sama-sama dapat diikuti oleh kata benda dan kata kerja. Namun, terdapat perbedaan makna dan penggunaan di antara keduanya. Kata “hanya” dapat bermakna “tetapi”, sedangkan kata “zhi” tidak. Selain itu, kata “zhi” memiliki lebih banyak bentuk penekanan, sedangkan kata “hanya” memiliki penggunaan yang lebih luas dalam membatasi kata bilangan, kata ganti orang, kata keterangan, dan kata sifat.  
PERBANDINGAN FRASE ANTARA BAHASA MANDARIN DAN BAHASA INGGRIS DALAM PEMBENTUKAN SUSUNAN KATA PADA KALIMAT Wijoeno Wijoeno; Darmawan Wijaya; Alwiyah Rahmatika; Yuliandre Wijaya; Kesumawaty Wijaya
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.568-578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan persamaan dan perbedaan frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris dalam pembentukan susunan kata pada kalimat yang dilakukan oleh mahasiswa STBA-PIA. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang dipakai untuk memaparkan persamaan dan perbedaan frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris dalam pembentukan susunan kata pada kalimat adalah contoh frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris yang masing-masing berjumlah seratus frase. Dari hasil analisis data, ditemukan ada empat persamaan, yaitu frase bahasa Mandarin yang dibentuk oleh frase predikat+objek, frase sejenis, frase menerangkan+diterangkan (kecuali yang kata keterangannya menerangkan tentang tempat dan waktu), dan frase predikat+menerangkan (kecuali yang kata keterangannya menerangkan tentang cara atau keadaan dan tingkat) sama dengan frase bahasa Inggris, serta ada empat perbedaan yaitu frase bahasa Mandarin yang dibentuk oleh frase subjek+predikat tidak dikenal di dalam bahasa Inggris, serta letak kata keterangan yang menerangkan waktu, tempat, cara atau keadaan dan tingkat kerap berbeda dengan letaknya di dalam bahasa Inggris.