Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanganan putus sekolah melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C sebagai solusi alternatif jalur pendidikan nonformal. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak dan remaja yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal agar memperoleh ijazah setara sekolah menengah serta mengembangkan keterampilan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis strategi dalam menangani putus sekolah melalui program Paket C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh peran tutor yang kompeten, metode pembelajaran yang adaptif, dukungan infrastruktur, keterlibatan keluarga dan masyarakat, serta fleksibilitas kurikulum. Program ini efektif dalam meningkatkan partisipasi pendidikan, mengembangkan keterampilan fungsional, dan mendorong kemandirian siswa. Temuan literatur menegaskan bahwa putus sekolah merupakan fenomena multifaktorial yang memerlukan intervensi holistik melalui pendidikan non-formal yang terstruktur dan berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa fenomena putus sekolah merupakan persoalan multidimensi yang memerlukan intervensi holistik dan berkelanjutan. Pendidikan kesetaraan, khususnya melalui Program Paket C, dapat menjadi solusi strategis bila didukung oleh tata kelola profesional, kolaborasi multi-pihak, serta inovasi pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern
Copyrights © 2026