Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor teknis dan non-teknis terhadap durasi pemrosesan layanan perusahaan. Data penelitian diperoleh melalui catatan histori layanan perusahaan dengan variabel independen teknis yang meliputi Carrier-to-Noise Ratio (CNR), Signal Quality Factor (SQF), Customer Priority Index (CPI), dan Latency, serta variabel non-teknis berupa kondisi cuaca dan jarak lokasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap durasi pemrosesan layanan. Namun, hasil uji parsial (uji t) membuktikan secara spesifik bahwa hanya variabel cuaca dan jarak lokasi yang berpengaruh signifikan p < 0,05, sedangkan faktor-faktor teknis tidak memberikan kontribusi pengaruh yang signifikan secara mandiri. Model regresi yang dibangun dalam penelitian ini menghasilkan nilai Adjusted R² sebesar 0,868, yang mengindikasikan bahwa 86,8% variasi dari durasi pemrosesan layanan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen yang diteliti. Selain itu, hasil evaluasi model menunjukkan performa tingkat kesalahan prediksi yang rendah dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 10,6%. Temuan ini menyimpulkan bahwa faktor non-teknis atau eksternal memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan efisiensi waktu pemrosesan layanan dibandingkan faktor teknis internal perusahaan.
Copyrights © 2026