Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem informasi pelayanan desa berbasis SWOT di desa Junjangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari operator dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi pelayanan desa di Desa Junjangan telah membantu meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi masyarakat, mempercepat proses pengolahan data, dan mempermudah penyimpanan dokumen desa. Berdasarkan hasil analisis SWOTÂ diperoleh faktor strengths (kekuatan) sebesar 40%, opportunities (peluang) sebesar 30%, weaknesses (kelemahan) sebesar 20%, dan threats (ancaman) sebesar 10%. Faktor kekuatan utama terletak pada kemudahan pelayanan administrasi dan pengelolaan data desa, sedangkan kelemahan yang ditemukan berupa keterbatasan kemampuan operator serta jaringan internet yang kurang stabil. Peluang yang dimiliki Desa Junjangan yaitu adanya dukungan pemerintah terhadap digitalisasi desa dan perkembangan teknologi informasi. Adapun ancaman yang ditemukan berupa gangguan sistem, kerusakan perangkat, dan rendahnya kemampuan teknologi sebagian masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja sistem informasi pelayanan desa di Desa Junjangan tergolong cukup baik dan efektif dalam mendukung pelayanan publik desa. Namun demikian, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sarana teknologi agar pelayanan desa dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026