Kandungan protein dan kadar air tahu yang cukup tinggi menyebabkan tahu tidak dapat bertahan lama,sehingga ada pedagang yang menggunakan formalin sebagai pengawet. Formalin merupakan bahan beracun danberbahaya bagi kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi kadar garam dan variasiwaktu yang efektif untuk menurunkan kadar formalin pada tahu. Desain penelitian ini adalah True Experimentaldengan dengan bentuk posttest only control group design. Sampel diambil dengan metode Simple RandomSampling. Uji hipotesis secara statistik dengan menggunakan uji Anova Factorial dengan α=0,005. Konsentrasilarutan air garam 5%, dapat menurunkan kadar formalin rata-rata 2.702 ppm (16%); konsentrasi 10% menurunkan5.741 ppm (34%); dan konsentrasi 15%, dapat menurunkan 8.655 ppm (51%). Perendaman selama 15 menit dapatmenurunkan formalin rata-rata 5.714 ppm (33%); perendaman 30 menit menurunkan 5.261 ppm (31%); danperendaman 60 menit menurunkan 6.122 ppm 36). Interaksi konsentrasi 15% selama 60 menit menurunkan kadarformalin tahu optimal rata-rata sebesar 9.575 ppm (62%). Semua variasi konsentrasi larutan air garam dan variasiwaktu perendaman dapat menurunkan kadar formalin pada tahu putih.
Copyrights © 2017