Sistem Integrated Crop-Livestock-Forestry (ICLF) merupakan pendekatan pertanian terpadu yang mengintegrasikan tanaman, ternak, dan kehutanan dalam satu sistem produksi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat penerapan sistem ICLF dan menganalisis pengaruhnya terhadap kesejahteraan petani di Desa Babotin Maemina Kecamatan Botin Leobele Kabupaten Malaka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif inferensial dengan metode survei terhadap 35 petani yang menerapkan sistem ICLF. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ICLF berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani yang diukur melalui indikator pendapatan riil, pangsa pengeluaran pangan (PPP), dan good service ratio (GSR). Integrasi antara tanaman, ternak, dan kehutanan mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, memperluas sumber pendapatan rumah tangga, serta memperkuat ketahanan ekonomi petani pada wilayah lahan kering. Sistem ICLF juga berkontribusi terhadap pengurangan biaya produksi melalui pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak dan pupuk organik. Dengan demikian, sistem ICLF dapat menjadi strategi pembangunan pertanian berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah semi-arid.
Copyrights © 2026