Peneltitan ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem perekonomian tertutup (closed economy) dalam mendorong stabilitas pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sistem perekonomian tertutup, yang membatasi atau meniadakan transaksi perdagangan internasional, memiliki karakteristik unik berupa ketergantungan penuh pada sumber daya domestik untuk memenuhi kebutuhan produksi dan konsumsi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur dan analisis komparatif terhadap model perekonomian tertutup dalam perspektif Keynesian serta neo-klasik, penelitian ini mengkaji mekanisme transmisi kebijakan fiskal dan moneter dalam konteks ekonomi domestik yang terisolasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem perekonomian tertutup dapat memberikan stabilitas jangka pendek melalui pengendalian penuh terhadap variabel makro ekonomi domestik, namun menghadapi tantangan serius dalam efisiensi alokasi sumber daya dan inovasi teknologi dalam jangka panjang. Penelitian ini juga menemukan bahwa stabilitas pertumbuhan dalam sistem tertutup sangat bergantung pada kapasitas fiskal pemerintah, diversifikasi struktur produksi domestik, dan kualitas institusi ekonomi nasional. Implikasi kebijakan dari penelitian ini mengarah pada pentingnya kemandirian ekonomi yang terukur sebagai strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026