Penelitian ini berfokus pada implementasi Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti menurunnya partisipasi anggota aktif Kelompok Wanita Tani (KWT), keterbatasan pendamping program, ketidaklengkapan sarana hidroponik, serta rendahnya kepatuhan dan responsivitas KWT dalam pencatatan dan pelaporan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam dengan menggunakan teori Marilee S. Grindle melalui metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam di Kecamatan Karawaci belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pendampingan, peningkatan pemasaran hasil, peningkatan partisipasi anggota KWT, serta dukungan kebijakan daerah yang lebih spesifik agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026