SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

MALADMINISTRASI DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL: KAJIAN TRANSPARANSI DATA PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI KABUPATEN GORONTALO

Raihan A. Hanasi (Universitas Negeri Gorontalo)
Moh. Rifky Abdullah (Universitas Negeri Gorontalo)
Riskawati Ma’ruf (Universitas Negeri Gorontalo)
Fitra Kadir (Universitas Negeri Gorontalo)
Andini Gagaube (Universitas Negeri Gorontalo)
Salsa Nabila Baks (Universitas Negeri Gorontalo)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk maladministrasi dalam penyaluran bantuan sosial serta mengkaji tingkat transparansi data penerima bantuan sosial di Kabupaten Gorontalo. Permasalahan maladministrasi dalam pengelolaan bantuan sosial menjadi isu krusial karena berdampak pada ketidaktepatan sasaran bantuan, rendahnya akuntabilitas pemerintah daerah, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi literatur dan dokumentasi yang meliputi regulasi, laporan resmi, jurnal ilmiah, serta dokumen terkait pengelolaan bantuan sosial. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama maladministrasi dalam penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Gorontalo, yaitu ketidakakuratan data penerima bantuan, penyimpangan dalam prosedur verifikasi dan validasi, serta lemahnya mekanisme pengaduan masyarakat. Selain itu, tingkat transparansi data penerima bantuan sosial masih tergolong rendah, yang ditandai oleh terbatasnya keterbukaan informasi, sulitnya akses data bagi masyarakat, rendahnya partisipasi publik dalam proses verifikasi, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data bantuan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa rendahnya transparansi berkontribusi terhadap terjadinya maladministrasi dalam penyaluran bantuan sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui pengembangan sistem pengelolaan bantuan sosial berbasis digital yang terintegrasi, penguatan mekanisme partisipasi masyarakat, serta peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah guna mewujudkan tata kelola bantuan sosial yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

santina

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

SANTINA berfokus pada kajian yang mendalam mengenai manajemen, kebijakan publik, dan tata kelola administrasi dengan penekanan khusus pada nilai-nilai kolaborasi, jejaring sosial, dan partisipasi kolektif dalam proses pengambilan keputusan. Fokus utama dari jurnal ini adalah pada upaya membangun dan ...