Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis pengaruh Augmented Reality (AR) Makeup Filter terhadap keputusan pembelian foundation makeup pada mahasiswa Tata Rias Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko salah memilih warna (shade) dan tekstur produk complexion saat belanja daring, sehingga menuntut adanya fitur virtual try-on sebagai alat evaluasi digital. Melalui teknik purposive sampling, dipilih 76 responden mahasiswa Tata Rias UNJ yang pernah menggunakan filter AR kosmetik. Data primer dihimpun menggunakan kuesioner Google Form berskala Likert, lalu diolah dengan IBM SPSS 27 melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 36,592 + 0,694X. Berdasarkan uji t parsial, variabel AR Makeup Filter terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ( 6,857; sig. < 0,001). Hubungan kedua variabel tergolong kuat dengan nilai koefisien korelasi ( )sebesar 0,623. Sementara itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,388 menunjukkan bahwa fitur AR kontributif sebesar 38,8% dalam menjelaskan keputusan pembelian, sedangkan 61,2% sisanya dipengaruhi faktor eksternal. Kesimpulannya, visualisasi interaktif teknologi AR ini efektif meminimalisir keraguan psikologis belanja daring sekaligus memperkuat keyakinan visual konsumen dalam memilih kosmetik yang tepat.
Copyrights © 2026