Desa Wonosari Tugurejo, Kabupaten Blitar memiliki potensi sumber daya lokal berupa ikan dan pisang yang berlimpah, namun belum dioptimalkan secara maksimal. Produksi ikan yang tinggi menghadapi permasalahan ketidakstabilan harga dan kerentanan terhadap kerusakan, sementara melimpahnya pisang menyebabkan rendahnya nilai jual. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal melalui diversifikasi produk olahan ikan dan pisang guna mewujudkan kemandirian pangan masyarakat. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) persiapan dan identifikasi kebutuhan masyarakat, (2) pelatihan pengolahan pangan lokal dengan praktik pembuatan produk inovatif, (3) pelatihan pemasaran digital, serta (4) evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Produk yang dikembangkan meliputi odimi (dimsum ikan), brownie cookies, kue satu, banana muffin, dan tiwul pisang berbahan dasar tepung ikan dan tepung pisang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai ekonomi yang signifikan tercatat, yaitu 100% untuk produk olahan ikan dan pisang, disertai peningkatan pemahaman pemasaran digital pada 85% peserta dan tingkat partisipasi aktif mencapai 92%. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadikan program ini sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026