Sampah dedaunan merupakan salah satu jenis sampah organik yang dominan di lingkungan sekolah, khususnya pada sekolah dengan area hijau yang luas. Pengelolaan yang belum optimal menyebabkan sampah tersebut umumnya dibakar atau dibuang tanpa pemanfaatan, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta kehilangan nilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan dan keterampilan siswa melalui pelatihan berbasis praktik dalam pembuatan pupuk kompos dari sampah dedaunan sebagai upaya mendukung penerapan zero waste lifestyle di SMA Negeri 3 Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan kompos, dan evaluasi menggunakan pre-test serta post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 13 November 2025 dengan melibatkan 36 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta, dari 64,17 pada pre-test menjadi 90,28 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 40,69% Peningkatan tersebut diukur berdasarkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah organik dan teknik dasar pembuatan kompos. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan siswa terkait pengelolaan sampah organik. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026