Analisis Risiko jatuh dan cedera pada pasien merupakan bagian penting dalam Upaya meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Namun, pelaksanannya masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum berjalan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Risiko jatuh dan cedera pada pasien menggunakan pendekatan job safety analysis (JSA). Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi terhadap aktivitas perawatan pasien. Hasil pegabdian menunjukkan bahwa Risiko jatuh dan cedera dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor manusia, metode, material, lingkungan, dan manajemen, seperti kurangnya pengawasan. Analisis fishbone digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, yang juga mengungkap adanya celah dalam sistem manajemen K3RS dan rendahnya tingkat pemahaman staf terhadap prosedur mitigasi Risiko. Berdasarkan temuan tersebut, disusun plan of action sebagai Upaya pengendalian Risiko yang telah terintegrasi. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kepatuhan terhadap SOP melalui edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran staf, perbaikan sarana dan prasarana yang ergonomis, serta penguatan sistem K3RS melalui pengawasan berkala dan pelaporan insiden yang lebih transparan. Selain itu, diperlukan internalisasi budaya K3 di lingkungan rumah sakit agar setiap staf memiliki kapasitas dalam mendeteksi bahaya secara dini. Dengan adanya upaya peningkatan pemahaman staf dan penguatan sistem K3RS tersebut, diharapkan Risiko jatuh dan cedera pada pasien dapat diminimalkan sehingga keselamatan pasien serta kualitas pelayanan di rumah sakit dapat meningkat secara signifikan.
Copyrights © 2026