Salah satu kebutuhan utama bagi manusia ialah air. Namun, hanya 0,2% dari total 10.884 jiwa di Kelurahan Tanah Merah, Kota Samarinda yang dilayani oleh Perumdam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan survei lapangan terkait dengan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih oleh masyarakat Kelurahan Tanah Merah. Survei dan observasi lapangan dilakukan terhadap 97 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin, di mana dilakukan diskusi dengan warga setempat mengenai upaya pemenuhan air bersih harian serta melakukan pengecekan lokasi sumber air dan melakukan pengukuran setempat untuk sejumlah parameter air. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menggunakan air sumur bor (88%), air sumur gali (2%), air hujan (2%), dan ada yang membeli air ke penjual (8%). Kuantitas sumber air bersih mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat, tetapi tidak untuk kualitasnya, dan air hujan merupakan sumber air dengan kualitas paling baik dibandingkan dengan sumber lainnya, sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Hasil kajian ini digunakan untuk menentukan rekomendasi bagi masyarakat baik untuk jangka pendek melalui penggunaan filter sederhana dan jangka panjang melalui pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sumber air hujan sebaagi air bersih di Kelurahan Tanah Merah, dengan harapan bahwa masyarakat setempat dapat memenuhi kebutuhan air bersih dengan layak dan aman.
Copyrights © 2026