Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja karena berpengaruh terhadap cara berpikir, bertindak, dan berinteraksi sosial. Rendahnya pengetahuan serta adanya perilaku berisiko seperti self-harm menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tepat di lingkungan sekolah, termasuk di SMK Negeri 1 Bukateja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan mental melalui edukasi berbasis video animasi. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal, pemberian materi melalui pemutaran video animasi yang disertai diskusi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa kelas XI DPB 2. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dimana sebelum edukasi sebagian besar siswa berada pada kategori cukup (71,43%) dan kurang (20%), sedangkan setelah edukasi mayoritas berada pada kategori baik (91,43%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep kesehatan mental, termasuk tanda dan gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan dan penanganannya. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penggunaan video animasi sebagai media edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja dalam menghadapi permasalahan kesehatan mental.
Copyrights © 2026