Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan dan kualitas hidup anak. Upaya pencegahan stunting umumnya berfokus pada intervensi gizi, sementara aspek kesehatan gigi dan mulut belum terintegrasi secara optimal. Karies gigi yang tidak tertangani dapat menyebabkan nyeri dan gangguan makan yang berpotensi memperburuk status gizi balita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut, melakukan deteksi dini karies gigi, serta memperkenalkan rapor kesehatan gigi balita sebagai media monitoring berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada balita stunting, edukasi personal kepada orang tua, serta pencatatan hasil pemeriksaan dalam rapor kesehatan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 34 balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang, Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting mengalami karies gigi dengan kategori sedang dan orang tua belum sepenuhnya memahami keterkaitan antara kesehatan gigi dan risiko stunting. Edukasi dan pemeriksaaan yang dilakukan meningkatkan pemahaman orang tua serta mendorong keterlibatan aktif dalam perawatan gigi anak. Kegiatan ini berpotensi mendukung upaya mencegahan stunting secara lebih komprehensif di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026