Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam menumbuhkan kemandirian belajar peserta didik di SMP Negeri 5 Masamba, faktor penghambat, serta faktor pendukung dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemandirian belajar peserta didik yang ditandai dengan tingginya ketergantungan kepada guru, kurangnya motivasi belajar, dan minimnya inisiatif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari kepala sekolah, dan guru melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian belajar peserta didik melalui pemberian motivasi, supervisi pembelajaran, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan terhadap program pembelajaran yang mendorong peserta didik lebih aktif dan mandiri. Kepala sekolah juga berupaya membangun kerja sama dengan guru agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan mampu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam belajar. Faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi belajar peserta didik, kurangnya rasa percaya diri, dan kebiasaan bergantung kepada guru, sedangkan faktor pendukungnya yaitu adanya kerja sama guru, dukungan sarana dan prasarana sekolah, serta lingkungan sekolah yang mendukung proses pembelajaran.
Copyrights © 2026