ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026

Paradoks Standarisasi Penilaian Kinerja Guru di Wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal): Problematika Struktural dan Kesenjangan Digitalisasi di Sulawesi Selatan

Yasysyar Hidayat (Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia)
Muhammad Ardiansyah (Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi paradoks yang muncul dari penerapan standar penilaian kinerja guru yang seragam di wilayah 3T Sulawesi Selatan, memetakan problematika struktural yang melatarbelakangi inefektivitasnya, serta menganalisis peran kesenjangan digitalisasi sebagai faktor penjelas yang memediasi antara kebijakan standarisasi dan kapasitas implementasi di lapangan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem Penilaian Kinerja Guru (PKG) berbasis Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan e-Kinerja BKN menciptakan regulasi yang merugikan guru di wilayah 3T, di mana 65% sekolah tidak memiliki akses internet dan 35% tidak memiliki listrik memadai. Problematika struktural mencakup distribusi guru yang tidak merata, rendahnya kesejahteraan, minimnya pelatihan profesional, dan lemahnya koordinasi kebijakan antara pusat dan daerah. Kesenjangan digitalisasi terbukti menjadi mediator kritis yang memperlebar jarak antara desain kebijakan nasional dan realitas implementasi lokal. Penelitian ini merekomendasikan desain PKG berbasis track paralel, percepatan infrastruktur digital, pendekatan place based policy, serta insentif substansial bagi guru di wilayah 3T.

Copyrights © 2026