Nilai budaya Piil Pesenggiri merupakan kearifan lokal masyarakat Lampung yang mengandung prinsip harga diri, etika sosial, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Namun, nilai-nilai tersebut menghadapi tantangan globalisasi dalam proses pewarisan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan nilai budaya Piil Pesenggiri Lampung melalui pementasan drama mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi proses pementasan drama, wawancara dengan mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah Seni Budaya, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pementasan drama mampu menjadi media efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Piil Pesenggiri, khususnya Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, Sakai Sambayan, dan Juluk Adek. Proses latihan, kerja kelompok, dan pementasan mendorong mahasiswa untuk memahami, menghayati, dan merefleksikan nilai budaya tersebut dalam sikap dan perilaku. Dengan demikian, pementasan drama tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan artistik, tetapi juga sebagai sarana edukatif dalam memperkuat nilai budaya lokal dan pembentukan karakter mahasiswa PGMI.
Copyrights © 2026