Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan
Vol 21, No 1 (2026): Vol 21, No 1 (2026): Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol. 21 No. 1

Cultural Representation in the Betawi’s Song “Kicir-Kicir”: An Analysis of Folkloric Functions and Cognitive Meanings

Annisa Yumna (Master of Literature Program at the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi budaya masyarakat Betawi dalam lagu daerah Kicir-Kicir melalui analisis fungsi folklor dan makna kognitif. Lagu Kicir-Kicir dipandang sebagai bagian dari tradisi lisan yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media transmisi nilai budaya dan pembentuk cara pandang kolektif masyarakat Betawi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu Kicir-Kicir. Analisis data dilakukan melalui dua tahapan, yaitu klasifikasi fungsi folklor berdasarkan teori Bascom (1954) dan analisis makna kognitif berdasarkan pandangan Sapir (1929). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik Kicir-Kicir menjalankan berbagai fungsi folklor, meliputi sistem proyeksi emosi kolektif, alat pengesahan praktik sosial, sarana pendidikan nilai, serta mekanisme pengendalian sosial. Ulasan dari makna kognitif, pilihan leksikal dan struktur bahasa dalam lagu ini tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga membentuk pola pikir masyarakat Betawi mengenai kebahagiaan, kebersamaan, keseimbangan hidup, dan etos kerja. Dengan demikian, lagu Kicir-Kicir merepresentasikan kearifan lokal Betawi yang merekam sekaligus membangun konstruksi kognitif dan nilai budaya masyarakatnya. Kata kunci: lagu daerah, Kicir-Kicir, fungsi folklor, makna kognitif, budaya Betawi

Copyrights © 2026