Nyeri merupakan keluhan yang sering dialami masyarakat dan pengobatannya umumnya menggunakan analgetik sintetis yang berpotensi menimbulkan efek samping. Jeruk Gerga Lebong (Citrus nobilis Blanco x sinensis osbeck) merupakan komoditas unggulan dari Bengkulu yang mengandung senyawa flavonoid dengan potensi sebagai analgetik alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgetik sediaan gel ekstrak kulit buah Jeruk Gerga Lebong pada mencit putih jantan (Mus musculus) menggunakan metode hot plate. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 5 kelompok perlakuan: kelompok kontrol negatif (gel basis HPMC), kelompok kontrol positif (gel Voltaren), dan 3 kelompok uji dengan konsentrasi gel ekstrak 5%, 15%, dan 25%. Setiap kelompok terdiri dari 6 ekor mencit. Hasil penelitian menggunakan SPSS uji One way Anova dan Kruskal Wallis menunjukkan bahwa sediaan gel ekstrak kulit Jeruk Gerga Lebong memiliki efek analgetik yang signifikan (p < 0,05) dengan efek optimal dicapai pada konsentrasi 25% pada menit ke-60 dengan rata-rata waktu latensi respon nyeri yaitu 12,21 ± 1,48. Kesimpulannya, sediaan gel ekstrak kulit Jeruk Gerga Lebong memiliki aktivitas analgetik terhadap mencit dan konsentrasi 25% memberikan efek analgetik yang paling optimal.
Copyrights © 2026