Studi ini ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendekatan deep learning terhadap kemampuan literasi numerasi siswa, sekaligus mengkaji peran math anxiety dalam memberikan variasi terhadap hasil belajar yang diperoleh. Riset ini menerapkan metode kuantitatif yang dirancang lewat skema Quasi-Eksperimen berupa Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design, dengan menyertakan dua kelas siswa pada jenjang kelas VIII. Pengumpulan data melalui tes literasi numerasi yang berbentuk pretest serta posttest, ditambah kuesioner guna mengetahui kondisi math anxiety siswa. Pengolahan data ditempuh dengan uji-t serta Two Way ANOVA. Hasil riset memperlihatkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan deep learning meraih capaian yang lebih tinggi. Indikasi tersebut terlihat pada skor rerata posttest di kelas eksperimen yakni 67,86 (SD = 7,371), melampaui kelas kontrol dengan rerata 59,46 (SD = 6,726). Selanjutnya, math anxiety turut memberi pengaruh yang signifikan (F = 15,661; p = 0,000), tetapi tidak terdapat interaksi signifikan di antara strategi pembelajaran serta math anxiety (F = 0,283; p = 0,754). Oleh sebab itu, kemampuan literasi numerasi siswa dipengaruhi secara signifikan oleh pendekatan pembelajaran deep learning dan tingkat math anxiety, namun tidak dipengaruhi oleh interaksi antara keduanya.
Copyrights © 2026