Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam pembelajaran matematika disebabkan proses pembelajaran yang masih kurang memanfaatkan model pembelajaran sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang kontekstual sebagai solusi. Berdasarkan hal ini diberikan solusi dengan menerapkan model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan video animasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) lebih baik dari pada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatan pembelajaran saintifik pada materi diagram pencar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sawang, serta yang menjadi sampel yaitu siswa kelas XI.3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI.4 sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis dalam bentuk soal uraian (essay). Karena hasil penelitian tidak berdistribusi normal, analisis data yang dilakukan untuk tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U yang diolah dengan menggunakan software SPSS 25 for windows. Hasil uji non-parametrik Mann-Whitney U diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) skor N-Gain sebesar 0.000 < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan video animasi lebih baik dari pada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatan pembelajaran saintifik.
Copyrights © 2026