Kemampuan anak usia dini dalam memahami nilai agama dan moral, khususnya nilai kejujuran, sangat dibutuhkan sebagai landasan utama pembentukan karakter dan kepribadian. Oleh karena itu, stimulasi melalui metode pembelajaran yang menarik penting dilakukan agar anak dapat mengenal dan membiasakan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai kejujuran anak usia dini melalui penerapan metode bercerita kisah Nabi Ibrahim. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (One-Group Pretest-Posttest Design) yang dilaksanakan di TPA Darul Istiqamah dengan jumlah partisipan sebanyak 8 anak usia 4–6 tahun. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi ketercapaian anak (pretest dan posttest) yang mencakup indikator nilai kejujuran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata perkembangan nilai agama dan moral anak setelah penerapan metode bercerita. Anak menjadi lebih fokus serta menunjukkan perilaku jujur selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita berbasis kisah-kisah Islami efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk menanamkan nilai kejujuran dan membentuk karakter positif anak usia dini.
Copyrights © 2026