Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan Multiple Intelligences (MI) dalam pendidikan anak usia dini melalui metode kajian literatur. Pendekatan MI yang dikembangkan oleh Howard Gardner menekankan bahwa setiap anak memiliki beragam potensi kecerdasan yang perlu dikembangkan secara optimal melalui kegiatan belajar yang aktif dan menyenangkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan MI di prasekolah mampu meningkatkan keterlibatan belajar, kreativitas, dan perkembangan sosial-emosional anak. Pendekatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang holistik dan berpusat pada anak. Secara teoretis, penerapan MI sejalan dengan teori konstruktivisme Piaget dan teori sosiokultural Vygotsky yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dan interaksi sosial dalam proses belajar anak. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAUD memperkuat pemahaman tentang MI serta mengembangkan strategi dan instrumen pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini di Indonesia.
Copyrights © 2026