Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediasi. Subjek penelitian adalah 120 karyawan tetap yang bekerja di perusahaan swasta sektor jasa di Indonesia, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kepemimpinan transformasional, keterikatan kerja, dan kinerja karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja. Keterikatan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta memediasi secara parsial hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan kinerja karyawan secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan keterikatan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam bidang psikologi industri dan organisasi serta implikasi praktis bagi perusahaan dalam mengembangkan gaya kepemimpinan yang efektif
Copyrights © 2026