Pengelolaan cargo handling, khususnya dalam penanganan dangerous goods, merupakan aspek yang tidak bisa terlepas dalam menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Bandar Udara Sultan Babullah Ternate merupakan bandara kelas II memiliki aktivitas pengiriman cargo yang terus berkembang dari waktu kewaktu, sehingga membutuhkan sistem pengelolaan cargo yang aman, terstruktur, dan sesuai regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan cargo handling dalam penanganan dangerous goods serta keselamatan cargo di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. Penanganan dangerous goods dilakukan dengan pengawasan yang lebih ketat dibandingkan cargo umum, proses tersebut meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen, pemeriksaan fisik pada barang yang akan dikirm, penggunaan peralatan keamanan seperti X-ray, serta koordinasi lintas unit antara AVSEC, unit cargo, dan maskapai. Selain itu, upaya menjaga keselamatan cargo di lakukan melalui pengawasan secara berkala, penggunaan alat pelindung diri, pembatasan akses area tertentu, serta pelaksanaan audit dan evaluasi secara rutin. meskipun demikian, masih dijumpai beberapa kendala, antara lain keterbatasan fasilitas khusus dangerous goods, pengaruh kondisi lingkungan dan cuaca, serta rendahnya pemahaman pengirim terkait prosedur pengiriman barang berbahaya.
Copyrights © 2026