Hasil belajar siswa yang masih rendah di kelas Pendidikan Pancasila kelas empat SDN 1 Karanggintung menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Fakta bahwa banyak siswa belum memenuhi KKM dan memiliki pemahaman yang buruk terhadap materi pelajaran merupakan bukti dari hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah paradigma Pembelajaran Kooperatif STAD, dengan mempergunakan media kartu kuartet, bisa memaksimalkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan proyek penelitian tindakan kelas dua bagian dengan dua sesi setiap siklus. Dua puluh siswa kelas empat dari SD N 1 Karanggintung berpartisipasi dalam penelitian ini. Penilaian hasil belajar, dokumentasi, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan bentuk penilaian lainnya digunakan. Metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk analisis data. Setiap siklus menghasilkan hasil belajar yang lebih baik bagi siswa, menurut penelitian. Terdapat 16 siswa (atau 79,72 persen) di siklus I yang mencapai penguasaan belajar. Terdapat 18 siswa (atau 85,65%) di siklus II yang mampu menyelesaikan pengajaran. Oleh karena itu, peningkatan hasil belajar bagi siswa dapat dicapai melalui implementasi model STAD dengan bantuan media kartu kuartet.
Copyrights © 2026