Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas persoalan pernikahan pada Generasi Z yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, budaya digital, serta rendahnya kesiapan emosional dan spiritual dalam membangun keluarga. Program pra nikah yang ada cenderung bersifat normatif dan belum sepenuhnya adaptif terhadap karakteristik generasi muda muslim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Sekolah Pra Nikah perspektif Islam yang berbasis pada kebutuhan Generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur dipadukan dengan analisis kebutuhan melalui kajian dokumen, observasi konseptual, dan telaah penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan perlunya model pembelajaran integratif yang memadukan nilai maqashid syariah, pendidikan karakter, literasi digital, kesiapan psikologis, dan perencanaan ekonomi keluarga. Model yang dirancang menekankan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan aplikatif sesuai karakter digital native Generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum pra nikah yang sistematis dan kolaboratif antara lembaga pendidikan, komunitas dakwah, dan instansi keagamaan.
Copyrights © 2026