Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi besar zona intertidal Pantai Pasir Panjang sebagai laboratorium alami dengan keanekaragaman biota laut yang tinggi, khususnya Gastropoda, namun rentan terhadap perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Gastropoda, menganalisis tingkat keanekaragamannya, serta mengetahui kondisi lingkungan yang mempengaruhi keberadaan biota tersebut di zona pasang surut Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode transek dan plot (transek kuadrat) yang ditempatkan secara purposive sampling pada dua stasiun pengamatan. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener, Indeks Kemerataan, Indeks Kekayaan Jenis, dan Indeks Dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 8 spesies Gastropoda yang tergolong dalam 6 famili, dengan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Conus parvulus . Kondisi lingkungan perairan di lokasi penelitian secara umum mendukung keberlangsungan hidup Gastropoda, meskipun dipengaruhi oleh jenis substrat berpasir dan berpasir. Direkomendasikan adanya upaya pelestarian lingkungan pantai dari aktivitas manusia yang berlebihan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan populasi Gastropoda di kawasan tersebut.
Copyrights © 2026