Demam berdarah merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus nyamuk Aedes aegypty serta albocatus betina. Pada 2020 Puskesmas Mungkid melaporkan 73 kasus, 2021 sebanyak 20 kasus, dan 158 kasus pada 2022. Dengan adanya peningkatan, maka diperlukan pengendalian dan pencegahan yang dilakukan dengan pemetaan dan peramalan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pemetaan persebaran DB di wilayah kerja Puskesmas Mungkid 2022 serta peramalan kasus DB pada 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD dengan research menggunakan kuantitatif deskriptif pada forecasting dan development dengan implementasi yang memanfaatkan ArcMap untuk memetakan persebaran DB. Data yang diperoleh berupa 158 laporan kasus, serta peta digital wilayah kerja Puskesmas Mungkid. Analisis data menggunakan ArcMap untuk pemetaan dan forecasting menggunakan SPSS metode ARIMA. Hasil penelitian ini adalah kasus tertinggi di Mungkid dengan 25 kasus, jenis kelamin perempuan lebih tinggi dengan 85 kasus, anak-anak mendominasi dengan 73 kasus, hasil peramalan tertinggi menggunakan ARIMA 5.1.5 yakni pada Januari dengan 15 kasus. Dapat disimpulkan daerah dengan kasus tinggi saling berdekatan, didominasi perempuan, lebih sering terjadi pada anak-anak, kasus DD lebih banyak terjadi, dan hasil peramalan menujukkan tren naik. Penelitian selanjutnya untuk menggunakan lebih dari satu metode forecasting dan melihat faktor lain dengan lebih mendetail.
Copyrights © 2023