Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah oil sludge dan biji plastik polypropylene (PP) terhadap karakteristik fisik aspal penetrasi 60/70. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi kadar campuran sebesar 0%, 3%, 5%, 7%, dan 9%, dimana komposisi bahan modifikasi terdiri atas 80% oil sludge dan 20% polypropylene. Pengujian dilakukan terhadap parameter penetrasi, berat jenis, titik lembek, titik nyala dan titik bakar, serta daktilitas sesuai standar SNI yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan oil sludge dan polypropylene menyebabkan nilai penetrasi menurun dari 63,73 mm menjadi 59,27 mm, titik lembek meningkat dari 48,5°C menjadi 53°C, dan daktilitas menurun dari 165,4 cm menjadi 85,6 cm. Nilai berat jenis cenderung menurun namun masih memenuhi standar, sedangkan titik nyala dan titik bakar tetap berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan. Berdasarkan keseluruhan hasil pengujian, kadar campuran 5% merupakan komposisi optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara kekakuan, fleksibilitas, dan ketahanan terhadap suhu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah oil sludge dan polypropylene berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan modifikasi aspal yang ramah lingkungan dan layak digunakan pada perkerasan jalan.
Copyrights © 2026