Perkembangan Artificial Intelligence (AI) saat ini mulai masuk ke dunia kreatif dan membawa perubahan besar pada alur kerja desain busana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan dan penerimaan para desainer busana dalam mengadopsi teknologi AI ke dalam proses kerja kreatif mereka. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan melalui penelusuran sumber ilmiah seperti jurnal dan artikel terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun rasa optimis dan sifat inovatif menjadi pendorong kuat desainer untuk mencoba AI, namun kesiapan mereka masih terhambat oleh rasa tidak aman terhadap keaslian ide desain serta kendala mahalnya modal investasi teknologi. Di sisi lain, adopsi AI terbukti memberikan dampak efisiensi nyata seperti kemampuan menghemat sisa potongan bahan kain hingga lima belas persen melalui pembuatan pola digital yang presisi. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pembaruan kurikulum pada pendidikan vokasi tata busana agar mulai mengintegrasikan pelatihan keterampilan teknologi digital sejak dini guna mempersiapkan calon desainer yang adaptif dan berdaya saing.
Copyrights © 2026