Al-Qurâan dikenal dengan sebutan Mushhaf (himpunan dari shuhuf, bentuk plural dari kata shahîfah yang berarti âsurat kabarâ), dan al-Kitâb (Buku), sebagai dua media komunikasi dalam proses komunikasi massa yang memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan fungsi media massa cetak lainnya, seperti informasi, mendidik, hiburan, persuasi, transmisi budaya atau pewarisan sosial, pengawasan sosial, korelasi, penafsiran, dan bahkan membius. Mushhaf al-Qurâan pun memeroleh perhatian yang tiada bandingannya bagaikan sebuah permata yang memancarkan cahaya yang berbeda-beda dengan dari berbagai sudut pandang. Apakah dengan demikian Mushhaf al- Qurâan dapat disebut sebagai media massa? Artikel penelitian ini ditulis untuk meyakinkan para pemerhati studi al-Qurâan bahwa asumsi tersebut adalah benar.
Copyrights © 2014