Minyak kelapa sawit merupakan komoditas strategis subsektor perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia sebagai sumber devisa ekspor dan bahan baku industri domestik. Perkembangan produksi dan ekspor menunjukkan dinamika fluktuatif yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal, sehingga diperlukan analisis tren dan proyeksi untuk mendukung perencanaan kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren produksi dan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia periode 2004–2024 serta melakukan peramalan menggunakan metode Least Square. Data yang digunakan berupa data sekunder deret waktu dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif serta regresi linier sederhana (Least Square), dengan evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi memiliki tren meningkat dengan rata-rata pertumbuhan 6,93% per tahun, sedangkan ekspor tumbuh rata-rata 5,07% per tahun. Rasio ekspor terhadap produksi dalam beberapa tahun terakhir cenderung menurun, mengindikasikan peningkatan pemanfaatan domestik. Model peramalan menunjukkan tingkat akurasi yang sangat baik untuk produksi dan baik untuk ekspor berdasarkan nilai MAPE. Proyeksi hingga tahun 2029 memperlihatkan kecenderungan peningkatan produksi dan ekspor sejalan dengan tren jangka panjang, meskipun fluktuasi tahunan tetap mungkin terjadi.
Copyrights © 2026