Akiratech
Vol. 3 No. 2 (2026)

IoT Telemetry dan Sistem Kendali Semi Otomatis pada Water Overflow Untuk Tambak Udang Vaname

Ahmad Wahyu Nor Khotim (Universitas Nurul Jadid)
Amalia Herlina (Universitas Nurul Jadid)
Ilmirrizki Imaduddin (Universitas Nurul Jadid)
Sutra Wardatul Jannah (Universitas Nurul Jadid)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2026

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan jenis udang yang saat ini banyak dibudidayakan secara intensif di tambak karena memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan jenis udang lain. Tingkat produktivitas tambak udang vaname ditentukan oleh kualitas air dengan nilai koefisien determinasi sebesar 93,5%. Budidaya udang konvensional sering mengalami kendala saat terjadi hujan lebat dan pasang laut. Pemilik tambak menghadapi risiko masuknya air sungai melalui saluran pembuangan (water overflow) yang berpotensi menyebabkan penyakit dan kematian. Penanganan manual untuk mengatur aliran air tambak kurang efektif dan berisiko karena penggantian pipa hilir dilakukan secara manual. Pada penelitian ini dilakukan integrasi mikrokontroler dan Internet of Things (IoT) sehingga katup outlet bekerja secara semi-otomatis menggunakan mikrokontroler. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa integrasi sistem IoT Telemetry dan sistem kendali semi-otomatis pada water overflow tambak udang vaname dapat dilakukan dengan menggunakan sensor ultrasonik JSN-SR04T sebagai pengukur jarak permukaan air terhadap solenoid valve yang berfungsi untuk melakukan aksi buka/tutup aliran outlet pembuangan air tambak. Data dari sensor JSN-SR04t merupakan input yang dibaca oleh mikrokontroller kemudian diolah dan dikirimkan ke aplikasi Blynk IoT melalui konektivitas internet. Monitoring ketinggian air terhadap solenoid valve berhasil dilakukan secara jarak jauh dan real time dengan respon pengiriman data sebesar 1 detik. Hasil pengujian sensor jarak JSN-SR04T memperoleh nilai error rata-rata kecil yaitu sebesar 2,4% dari sensor A dan error pada sensor B sebesar 2,06%. Respon relay untuk menanggapi perintah dari Blynk IoT adalah sebesar  1 detik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

akiratech

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Energy Engineering

Description

Information Technology Software Engineering Data Mining Multimedia Mobile Computing Parallel / Distributed Computing Artificial Intelligent Computer Graphic AR/VR Geographic Information System Communication Systems Telecommunication Wireless Communications Computer Network Power Systems Generator ...