Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Prototype Alat Pengering Sepatu Menggunakan Sensor DHT 22 Berbasis Internet Of Things (IoT) Haris Hidayatullah; Ilmirrizki Imaduddin; Ahmad Muhtadi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 13, No 3 (2022)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2022.v13i3.007

Abstract

Abstrak— Pengering Sepatu merupakan salah satu alat alternatif di musim penghujan dan di waktu malam hari dikarenakan tidak adanya panas matahari. Pengering sepatu ini jika dipadukan dengan IoT maka akan menjadi suatu alat yang bersinergi dengan kemajuan teknologi saat ini. Penelitian ini ditujukan mengeringkan sepatu dengan mengatur temperatur pada box pengering sepatu. Pengendaliannya dilakukan dengan menyalakan Lampu Pijar dan Kipas DC Menggunakan Smartphone dan Exchaust Fan Otomatis. Dari Hasil Penelitian Tersebut Diperoleh Data set point 710C dengan waktu 65 menit sepatu kering dan nilai rata-rata kenaikan suhu menuju set point adalah 0,61˚C setiap menitnya
Rancang Bangun Alat Penghilang Bau Dikandang Sapi Menggunakan Mikrokontroler rena roy zulkarnaen; Renaldy Arie Firmansyah; Sulistiyanto Sulistiyanto; Ilmirrizki Imaduddin
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v2i1.6211

Abstract

Usaha peternak sapi merupakan salah satu kegiatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup atau sebagai tabungan hidup yang dapat dijual sewaktu-waktu ketika dibutuhkan. Namun, usaha peternak sapi terdapat gas yang tidak baik pada kandang sapi sehingga pemilik dapat terpapar gas amonia akibat pencemaran udara didalam kandang sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah rancang bangun alat penghilang bau dikandang sapi mengunakan mikrokontroler dengan memngunakan sensor MQ-135 sebagai sensor gas dan menggunakan mikrokontroler Arduino uno. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dan disini penulis juga menghasilkan data dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Dan dari penelitian ini dapat diketahui waktu pengukuran sensor dari 20.00 wib sampai 05.00 wib dengan kondisi awal sensor 18 ppm sampai 54 ppm. Untuk mengetahui kadar gas pada kandang sapi menggunakan sensor gas MQ-135 untuk medeteksi kadar gas amonia maka sensor akan mengirimkan data ke mikrokontroler pada Arduino uno untuk LCD memampikan berapa kadar gas pada kandang sapi dan kemudian Arduino memberikan respon menyala kipas, buzzer sebagai alarm.
Perancangan Alat Pengendalian Ketinggian Air Pada Tangki Dengan Menggunakan Kontroler Fuzzy Ranu Setyobudi; Abdul Munib; Ilmirrizki Imaduddin; Sulistiyanto Sulistiyanto; Amalia Herlina
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v4i1.6220

Abstract

Kendali tinggi muka cairan merupakan sebuah sistem pengaturan yang banyak di lakukan oleh industri – industri petrokimia, pabrik pembuatan kertas maupun di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Teknik kendali fuzzy merupakan salah satu alternatif pengendali yang menggunakan sistem pakar (logika manusia) sebagai pengendali, sehingga tidak memerlukan pengetahuan tentang parameter – parameter dari sistem. Teknik kendali fuzzy juga mempunyai kemampuan komputasi yang ringan. Maka pada tugas akhir ini di di rancang suatu alat “ Pengendalian Ketinggian Air Pada Tangki Dengan Menggunakan Kontroller Fuzzy “.Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat alat yang dapat mempermudah untuk mengatur ketinggian permukaan cairan pada tanggki penampung serta mengamati kinerja  kendali fuzzy. Pengendalian di lakukan dengan mengatur bukaan valve pada tangki penampung. Dari hasil penelitian tersebut di peroleh data pada setpoin 56, valve berada pada sudut 0° bersetatus buka semua (BS), pada waktu detik pertama atau 1 detik dan pada setpoin 41, valve berada pada sudut 45° berstatus setengah nutup ( SN ), di detik ke 13, dan valve akan bersetstus nutup semua ( NS ) jika valve berada pada sudut 90°, pada set poin 29, dengan waktu 1620 detik atau 27 menit.Kata kunci : Valve, Ketinggian Air, Kontroller Fuzzy
PKM-Penerapan Desa Mandiri Energi Berkelanjutan Melalui Pengembangan Teknologi PLTHV Di Desa Duren Berbasis Peningkatan Soft Skill Muhammad Hasan Basri; Farah Zakiyah Rahmanti; Ilmirrizki Imaduddin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.865

Abstract

Desa Duren Kecamatan Gading terletak di daerah pegunungan sebelah selatan Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu Desa pegunungan yang belum mendapatkan pasokan listrik dari PLN. Fokus dan arah pengabdian adalah pengembangan desa mandiri energi diwilayah mitra, pengembangan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Hydro Vortex, peningkatan kualitas keilmuan, serta dapat menerapkan sistem manajemen Maintenance (Pemeliharaan). Kegiatan PKM ini meliputi beberapa mitra yang ikut berpartisipasi diantaranya Kepadal Desa Duren, pemilik pembabgkit, warga Desa Duren, dan Pemuda Desa Duren. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini, dua aspek diantaranya, Aspek pertama terkait peningkatan kapasitas teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Hydro Vortex serta aspek kedua terkait peningkatan manajemen Maintenance (Pemeliharaan) Pembangkit Listrik. Metode yang dilakukan pada program PKM ini yaitu metode pelatihan, dan pendampingan. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan diantaranya pelatihan teknologi pembangkit listrik tenaga hidro Vortex (plthv), pendampingan peningkatan pengoperasian pembangkit listrik tenaga hidro Vortex, pembinaan, pengelolaan pembangkit listrik melalui kelompok peguyuban, dan pembinaan soft skill sistem pemeliharaan pembangkit listrik menuju desa mandiri energi. Pkm-Implementation of Sustainable Energy Independent Villages Through the Development of PLTHV Technology in Duren Village Based on Soft Skill Improvement Duren Village, Gading District, is located in a mountainous area to the south of Probolinggo Regency, which is one of the mountainous villages that has not yet received electricity supply from PLN. The focus and direction of service is the development of energy independent villages in partner areas, development of Hydro Vortex Power Plant technology, improving scientific quality, and being able to implement a Maintenance management system. This PKM activity includes several participating partners including the Duren Village Head, the generator owner, Duren Village residents, and Duren Village Youth. The problems that partners are currently facing are two aspects, the first aspect is related to increasing the capacity of Hydro Vortex Power Plant technology and the second aspect is related to improving the management of Power Plant Maintenance. The methods used in this PKM program are training methods, and mentoring. From the results of community service carried out, including training on Vortex hydro power plant technology (PLTHV), assistance in improving the operation of Vortex hydro power plants, coaching, managing power plants through community groups, and coaching soft skills for power plant maintenance systems towards energy independent villages.
IoT Telemetry dan Sistem Kendali Semi Otomatis pada Water Overflow Untuk Tambak Udang Vaname Ahmad Wahyu Nor Khotim; Amalia Herlina; Ilmirrizki Imaduddin; Sutra Wardatul Jannah
Akiratech Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v3i2.315

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan jenis udang yang saat ini banyak dibudidayakan secara intensif di tambak karena memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan jenis udang lain. Tingkat produktivitas tambak udang vaname ditentukan oleh kualitas air dengan nilai koefisien determinasi sebesar 93,5%. Budidaya udang konvensional sering mengalami kendala saat terjadi hujan lebat dan pasang laut. Pemilik tambak menghadapi risiko masuknya air sungai melalui saluran pembuangan (water overflow) yang berpotensi menyebabkan penyakit dan kematian. Penanganan manual untuk mengatur aliran air tambak kurang efektif dan berisiko karena penggantian pipa hilir dilakukan secara manual. Pada penelitian ini dilakukan integrasi mikrokontroler dan Internet of Things (IoT) sehingga katup outlet bekerja secara semi-otomatis menggunakan mikrokontroler. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa integrasi sistem IoT Telemetry dan sistem kendali semi-otomatis pada water overflow tambak udang vaname dapat dilakukan dengan menggunakan sensor ultrasonik JSN-SR04T sebagai pengukur jarak permukaan air terhadap solenoid valve yang berfungsi untuk melakukan aksi buka/tutup aliran outlet pembuangan air tambak. Data dari sensor JSN-SR04t merupakan input yang dibaca oleh mikrokontroller kemudian diolah dan dikirimkan ke aplikasi Blynk IoT melalui konektivitas internet. Monitoring ketinggian air terhadap solenoid valve berhasil dilakukan secara jarak jauh dan real time dengan respon pengiriman data sebesar 1 detik. Hasil pengujian sensor jarak JSN-SR04T memperoleh nilai error rata-rata kecil yaitu sebesar 2,4% dari sensor A dan error pada sensor B sebesar 2,06%. Respon relay untuk menanggapi perintah dari Blynk IoT adalah sebesar  1 detik.
Implementasi Sistem Hybrid Surya–Generator Portabel untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Tangkap Ikan Ilmirrizki Imaduddin; M. Hasan Basri; Bachtera Indarto; Dicky Mas’Udi Soleh; Moh. Ifan Efendy; Moh. Husnul Lutfi
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.13820

Abstract

This community service program was conducted to address the limited availability of electrical energy on small-scale fishing boats in coastal areas, which often restricts night fishing activities and reduces catch productivity. The program was implemented at the Fish Landing Site (TPI) in Dusun Pesisir, Sumber Anyar Village, Paiton District, Probolinggo Regency, involving local fishermen as the main partners. The objective of this program was to improve energy efficiency and fishing productivity through the implementation of a hybrid solar power system on small fishing vessels. The implementation method consisted of energy needs assessment, system design, equipment installation, technical training for fishermen, and field mentoring followed by performance evaluation. The installed system includes a 550 Wp solar panel, a 12V 100Ah battery, a 1 kW hybrid inverter, and a 2.2 kW portable generator as a backup power source. The results indicate a significant increase in fishing productivity, where the average catch improved from approximately 18 kg to around 33 kg per trip, representing an increase of about 83%. Fishermen’s net income also increased from approximately IDR 525,000 to IDR 1,105,000 per day, or about a 110% improvement. In addition, auxiliary energy consumption became more efficient, with energy cost savings reaching approximately 90% due to reduced dependence on manual battery charging. Overall, the implementation of the hybrid solar power system on small-scale fishing vessels proved effective in improving energy efficiency, fishing productivity, and energy independence for coastal fishing communities.
Perancangan Sistem Kontrol Aquarium Pintar Menggunakan Pompa Elektrik Berbasis IoT Ahmad Mash Lahoel Hoeda; Tijaniyah Tijaniyah; Ilmirrizki Imaduddin
Akiratech Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v1i1.8

Abstract

Pada saat ini penghobi ikan semakin pesat, mulai dari kalangan anak SD, remaja bahkan sudah berkeluarga tetap senang dan hobi memelihara ikan. Tentunnya menjadi sebuah tantangan bagi para penghobi ikan yang mempunyai aktifitas lain diluar dari pemeliharaan ikan. Karena pertumbuhan ikan dan perkembangan ikan sangat membutuhkan pemeliharaan yang sangat kondusif. Terutama dalam pemeliharaan air. Air yang bersih akan memberi dampak yang sangat baik bagi ikan, karena dengan air yang bagus kondisi ikan akan selalu stabil, pola makan normal dan daya kekebalan tubuh pada ikan akan terjamin. Sehingga ikan tidak mudah setres, dan pertumbuhan juga perkembangannya akan semakin baik. Untuk menjaga kebersihan air tersebut perlu membutuhkan alat yang mampu untuk memonitoring dan beroprasi secara otomatis dengan jangkauan yang memanfaatkan jaringan smartpone. Sehingga dengan berbagai kesibukan yang ada tidak mempengaruhi terhadap waktu untuk selalu mengetahui kondisi dan perawatan pada ikan. Alat yang dimaksud adalah perancangan aquarium pintar mengguanakan pompa elektrik berbasis IOT. Beberapa komponen yang digunakan seperti mikrokontroller Arduino uno, Wemos D1, Sensor Turbidity, Sensor PH dan modul Relay 5V. Pada pengoprasiannya alat perancangan aquarium pintar menggunakan pompa elektrik berbasis IOT. Memanfaatkan hasil pembacaan sensor yang akan diproses dengan mikrokontrol sehingga nilai pembacaannya mampu menjadikan titik acuan  untuk memerintahkan output relay beroprasi secara otomatis. Dengan menggunakan wemos D1 yang  berfungsi untuk mengkoniksikan pada jaringan yang tersedia sehingga hasil pembacaan sensor mampu untuk di tampilkan pada smartpone dengan mengguanakan aplikasi Blynk. Sehingga smartpone berfungsi untuk memonitoring alat tersebut dengan jangkauan yang luas.
PKM—Penerapan Sistem Penerangan Panel Surya untuk Peningkatan Aktivitas Peternak Sapi di Desa Curah Temu Kec. Kota Anyar Kab. Probolinggo Ilmirrizki Imaduddin; Muhammad Hasan Basri; Royan Wahyu Pratama; Moh Noval Fikri Ramdani; Fajar Sodeq
Gotong Royong Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v1i3.47

Abstract

Abstract.CurahTemu Village, TegalPao Hamlet, Kota Anyar District, Probolinggo Regency, is one of the villages that lacks PLN electricity sources. The main potential of this village is agriculture and cattle farming such as feeding, cleaning cages, smoking cows which are only done in the area in the afternoon before the sun gets dark. The problem is when smoking along the road there is no lighting and there is no PLN electricity network. In this product, Community Service based on lighting from Solar Panels will be installed and installed. This PLTS system has solar energy with a capacity of 200 WP Panel and 100AH ​​battery with a load of 12Watt lights as many as 4 with a location in the cage, and a load of lights for the road 50Watt, efficiency 80%, total can be operated 12.5 Hours.