Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa kelas II pada materi penjumlahan dan pengurangan bersusun di SDN 4 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyusun angka sesuai nilai tempat, melakukan proses menyimpan pada penjumlahan, serta melakukan proses meminjam pada pengurangan. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam memahami maksud soal. Faktor penyebab kesulitan belajar meliputi faktor internal seperti rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti kurangnya variasi metode pembelajaran dan minimnya dukungan keluarga. Upaya yang dilakukan guru meliputi pemberian latihan tambahan, bimbingan individual, serta pengulangan materi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh rendahnya pemahaman konsep, kekeliruan dalam menyimpan dan meminjam, serta kurangnya kemampua dalam memahami soal.
Copyrights © 2026