Alat musik tradisional Mandailing merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, fungsi sosial, dan identitas budaya yang penting bagi masyarakat Mandailing. Namun, perkembangan teknologi dan arus globalisasi menyebabkan minat generasi muda terhadap budaya lokal semakin berkurang. Kondisi tersebut diperparah oleh terbatasnya media informasi yang menarik dan mudah dipahami serta minimnya akses terhadap alat musik Mandailing di lingkungan sekolah. Akibatnya, pengetahuan anak-anak mengenai alat musik tradisional Mandailing menjadi semakin terbatas. Perancangan ini bertujuan menghadirkan media informasi yang mampu memperkenalkan alat musik Mandailing kepada anak usia 7–12 tahun melalui penyampaian yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai alat musik tradisional Mandailing. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi anak, augmented reality, x-banner, poster, dan merchandise. Perancangan ini berhasil menghadirkan media informasi yang lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan perkembangan generasi digital saat ini. Melalui ilustrasi, penyajian informasi yang sederhana, serta dukungan teknologi interaktif, buku ini membantu anak-anak mengenal berbagai jenis alat musik tradisional Mandailing, meningkatkan pemahaman terhadap budaya lokal, serta menjadi salah satu bentuk pelestarian dan pendokumentasian warisan budaya Mandailing dalam media visual.
Copyrights © 2026