Indonesia memiliki beragam kekayaan budaya, termasuk dalam hal adat istiadat, seni, bahasa, agama, dan suku. Setiap suku memiliki tradisi dan adat yang unik. Namun, sering kali muncul kontroversi antara iman Kristen dan pelaksanaan adat istiadat, khususnya dalam konteks penelitian ini, yaitu suku Batak Toba dengan upacara adat kematian yang dikenal sebagai “saur matua”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upacara adat kematian Saur Matua dari sudut pandang iman Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menjawab atau menyelesaikan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akan kebenaran ajaran Tuhan sangat penting dalam pelaksanaan upacara adat kematian Saur Matua, karena upacara ini tidak dapat dipisahkan dari budaya masyarakat Batak Toba. Oleh karena itu, perspektif iman Kristen sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang bertentangan dengan ajaran iman Kristen.
Copyrights © 2026