Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ruang lingkup materi kisah teladan dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada fase D, E, dan F berdasarkan kebijakan kurikulum terbaru, menganalisis nilai-nilai keteladanan dalam kisah nabi, sahabat, imam mazhab, dan ulama Nusantara, mengembangkan Model Storytelling Reflektif-Teknologis sebagai strategi pembelajaran, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi implementasinya di MTs dan MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran literatur dari Google Scholar, DOAJ, dan Research Gate pada rentang tahun 2020–2026. Sebanyak 34 sumber terpilih dianalisis sesuai kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan familiarisasi data, pengkodean, pembentukan tema, peninjauan tema, dan pendefinisian tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi kisah teladan dalam Akidah Akhlak mencakup kisah para nabi, sahabat, imam mazhab, dan ulama Nusantara yang mengandung nilai-nilai karakter seperti kesabaran, kejujuran, keadilan, keteguhan iman, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat menuntut ilmu. Model Storytelling Reflektif-Teknologis dikembangkan sebagai integrasi antara penyampaian kisah, refleksi nilai moral, dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat internalisasi nilai karakter peserta didik. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru, perbedaan karakteristik peserta didik, dan keterbatasan sarana teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model tersebut berpotensi menjadi strategi pembelajaran inovatif dalam penguatan pendidikan karakter di madrasah.
Copyrights © 2026