Pembelajaran Geografi yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik belum berkembang secara optimal, khususnya pada materi litosfer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran Geografi di SMAN 1 Pringgasela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 69 peserta didik yang terdiri atas 35 peserta didik kelas eksperimen dan 34 peserta didik kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kreatif berupa pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PJBL) berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Dengan demikian, model PJBL layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran Geografi untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Copyrights © 2026