Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Ampreng, pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa, kelas V. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan data hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 62,77% (5 dari 18 siswa). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 86,94% (16 dari 18 siswa). Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS, membangun keaktifan siswa, serta mendorong kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng.
Copyrights © 2026