Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Vol. 4 No. 4 (2026): Juli

Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Sungku Dalam Pemberian Makanan Bergizi Untuk Generasi Bebas Stunting

Jumain Jumain (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Ni Ketut Elmiyanti (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Niswa Salamung (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Noviany Banne Rasiman (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Diah Fitri Purwaningsih (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Wahyu Wahyu (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Agustinus Talindong (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Ryan YL Saad (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Lexy Kareba (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Parmi Parmi (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Saiful Ambodale (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Sudirman Sudirman (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)
Subardin AB (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam waktu lama, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga dalam pemberian makanan bergizi dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sungku dalam pemberian makanan bergizi untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, demonstrasi menu bergizi berbasis pangan lokal, serta pendampingan keluarga balita. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, ibu balita, kader posyandu, dan tokoh masyarakat. Pendekatan inovasi dilakukan melalui pemberdayaan kader gizi desa dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pola makan bergizi, pentingnya protein hewani, serta praktik pemberian MP-ASI yang tepat. Selain itu, masyarakat mulai menerapkan variasi menu bergizi berbasis pangan lokal serta rutin melakukan pemantauan pertumbuhan anak di posyandu. Inovasi pemberdayaan masyarakat ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran keluarga untuk mencegah stunting sejak dini

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural ...