Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam pengelolaan dan perencanaan keuangan usaha, seperti tidak adanya pencatatan keuangan yang sistematis, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan arus kas dan penyusunan anggaran usaha. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Kerupuk Martabak di wilayah Serang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Kerupuk Martabak dalam menyusun perencanaan keuangan usaha yang efektif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, pelatihan, simulasi, dan pendampingan mengenai pencatatan keuangan sederhana, penyusunan anggaran usaha, pengelolaan arus kas, pengendalian biaya produksi, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan perencanaan keuangan usaha untuk medukung keberlanjutan usaha. Dan pengelolaan arus kas, penyusunan anggaran usaha, dan pentingnya pemisahan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Kegiatan pendampingan juga membantu pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana dan mengelola keuangan usaha secara lebih efektif. Dengan adanya kegiatan ini, pengelolaan keuangan UMKM Kerupuk Martabak menjadi lebih tertib, terarah, dan mendukung keberlanjutan usaha. Program PKM ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan stabilitas usaha, efisiensi operasional, serta daya saing usaha dalam menghadapi persaingan pasar.
Copyrights © 2026